MPC Marketing Pengusaha CK

Ekonomi kerakyatan didengungkan sejak lama dimanapun. Sebagai salah satu bagian masyarakat Indonesia, Komunitas CK sebagai salah satu komunitas yang terdiri atas masyarkat kelas manapun, ambil bagian untuk mewujudkan ekonomi kerakyatan itu sebagai langkah tujuan untuk rakyat Indonesia.

Marketing Pengusaha CK, atau singkatnya MPC. CK Manajemen sebagai media penyampai program CK. Dengan konsep Lebah CK, membuat satu program yang diluncurkan di awal 2017 ini. Yang sedianya akan diluncurkan di tanggal 25 Feberari 2017, nanti bersama seluruh Kedai CK Nusantara di Yogyakarta.

MPC, demikian program di 2017 yang dikeluarkan oleh CK Manajemen. Merupakan Paket Aktivasi, pendaftaran anggota CK sekaligus paket RO dengan SN auto terinput saat didaftarkan. Berbeda dengan paket aktivasi sebelumnya. Yang akan mendapatkan isi paket sebagai berikut:

20 Bungkus CK, 1 Bungkus Assikha Gold, Toolkit (Brosur CK, Brosur MPC, Stiker, Vital Sign dan CD Lebah CK).

Melalui program MPC ini diharapkan akan muncul para pengusah CK yang handal di masyarakat yang akan membuktikan ekonomi kerakyatan secara nyata, dengan konsep berbagi Lebah CK. Konsep Berbagi Lebah CK sebagai konsep dasar. Yaitu suatu sistem marketing & sarana distribusi yang dibuat CK Manajemen untuk Clubber CK & Kedai CK Nusantara. Beriman, Berwirausaha dan Berbudaya sebagai landasannya untuk mewujudkan Ekonomi Kerakyatan, bagi Rakyat Indonesia, yang mengedepankan prinsip prinsip berbagi. (ckmedia)

Bagi Hasil atas Omzet Nasional Rokok CK

Untuk segera meyakinkan seluruh masyarakat Indonesia umumnya, dan anggota Komunitas CK khususnya, akan semangat berbagi. CK Manajemen sebagai media serta pengelola distribusi produk CK seluruh nusantara. CK Manajemen mengeluarkan tambahan bonus, atas prestasi para pengusaha CK, yang berhasil lakukan konsep berbagi Lebah CK. Yaitu peringkat yang diberikan kepada Clubber CK, yang memiliki prestasi dalam pengembangan jaringan dengan Lebah CK. Prestasi tersebut berupa peringkat berdasarkan bintang. Clubber CK yang berperingkat bintang akan mendapatkan bagi hasil atas Omzet Nasional dari belanja ulang (RO) tiap periodenya.


Bonus Bintang CK 2017
Adapun syarat yng hrus dipenuhi sebagai bukti prestasi berup bintang tersebut adalah sebagai berikut:
  1. Sudah mensponsori minimal 5 orang yang terdaftar sebagai anggota CK (JBC, CKB, CKM dan MPC)
  2. Terjadi Full Matrix 3, sampai generasi ke 4, bisa tidak harus urut. ( contoh: Front 2,3 dan 5)
Dalam pelaksanaannya, bonus perbintangan akan diberikan setiap periode, atau 2x dalam satu bulan. Dan akan dimulai sejak Maret 2017. Prestasi perbintangan ini tak lain adalah; selain menambah semangat para pengusah CK, pendukung program MPC 2017, serta tekad CK Manajemen wujudkan ekonomi kerakyatan, walaupun hanya sebagai pengkonsumsi kretek, yang banyak dicemooh masyarakat Indonesia, yang memng belum tahu sebenarnya. (ckmedia)

Detoksifikasi dengan rokok Cigarskruie

Detok? Masa rokok bisa ada proses detok? Bukankah rokok membunuhmu?

Cigarskruie adalah kretek dari tembakau dan cengkeh pilihan berkulitas, dengan kesempurnaan racikan rempah alami nusantara, dengan peramu yng telah berpenglaman 35 tahun. Dengan paduan tembakau, cengkeh dan saus rempah-rempah tersebut berikan beberapa manfaat buat tubuh. Dikarenakan perubahan suatu wujud zat tidak merubah manfaat yang terkandung di dalamnya. Pengkonsumsian Cigarskruie sehingga memberikan manfaatnya, karena ada 12 macam rempah penyusunnya. Seperti yang disampaikan Prof.Dr. Sutiman Bambang Sumitro, SU.DSc; bahwa ” …yang berbahaya di rokok adalah asapnya yang berasal dari saus/perasa zat kimia, bukan dari tembakaunya…”.

Berdasarkan pengalaman serta bukti empiris konsumen Cigarskruie di berbagai daerah di Indonesia. Perokok aktif yang menghisap Kretek Cigarskruie (#CK) saat pertama kali akan merasakan kenikmatan rasa, tubuh segar, baik setelah aktivitas sehari-hari maupun setelah bangun tidur di pagi hari. Hal ini berarti zat racun (residu zat kimia) dalam tubuhnya berkadar rendah. Sebagian orang akan merasakan pahit, tenggorokan panas, pusing, gatal, mual, muntah dan sebagainya. Ini merupakan reaksi dari proses bekerjanya rempah-rempah Cigrskruie yang meluruhkan dan mengeluarkan zat racun (detoxification) dari darah, paru-paru serta tubuh. Bagi perokok pasif yang terpapar asap kretek Cigrskruie (secara tidak langsung) bisa terjadi detoksifikasi seperti dialami perokok aktif.

Habib Ahmad Tempel: Saya Merokok Untuk Membakar Setan

Terlahir dari seorang ayah bernama Habib Ali Bafaqih yang terkenal sebagai sosok yang tegas, kehidupan masa muda al-Habib Ahmad Bafaqih tak semudah yang dibayangkan. Cacian dan hinaan hingga makian dari orang-orang sekitar beliau menjadi makanan sehari-harinya baik atas kekurangan fisik ataupun kemiskinan yang ada pada diri beliau. Namun Habib Ahmad Bafaqih tak pernah membalasnya, bahkan beliau terima dengan sabar semua perlakuan itu.


Di masa muda itu pula Habib Ahmad Bafaqih pernah berjualan kecil-kecilan seperti berjualan korek api meskipun hasilnya tidak menguntungkan. Sesungguhnya Allah adalah Maha Berkehendak, sosok Habib Ahmad Bafaqih dikarenakan kesucian hatinya, kesabaran akhlaknya, Allah Swt. anugerahkan kepadanya berupa Futuhal ‘Arifiin, kasyaf dan ilmu laduni. Padahal beliau diriwayatkan tidak pernah menempuh pendidikan formal.

Sosok Habib Ahmad Bafaqih juga dikenal sosok yang sangat dekat dengan Nabi Khidir As. Bahkan sering bersama sahabat beliau, Syaikh M. Abdul Malik Ilyas Purwokerto guru mursyidnya Habib Luthfi bin Yahya Pekalongan, berjumpa Nabi Khidir As. dan mengetahui “penyamaran” Nabi Khidir dengan mudah.

Di kalangan ulama, wali dan habaib di zamannya, kedudukan Habib Ahmad Tempel sangatlah dihormati. Banyak pejabat negara serta artis yang tak ketinggalan turut mengambil keberkahan beliau. Diantaranya adalah Wakil Presiden RI H. Adam Malik, yang kemudian hari membuatkan kubah makam untuk Habib Ahmad Tempel dan ayahandanya.

Banyak orang yang berjumpa menemui Habib Ahmad Tempel di rumah beliau, melihat karamah-karamahnya. Seperti, beliau tahu berita terbaru padahal tak membaca koran, mendengarkan radio ataupun menonton televisi. Beliau disebut hadir telihat berhaji di Mekkah padahal beliau tak pergi kemana-mana waktu itu.

Diceritakan, pernah menantu beliau yakni Habib Muhammad Hamid Bafaqih dipesankan oleh Habib Ahmad Tempel agar menjaga ketat pintu kamar Habib Ahmad Tempel, “Tak boleh ada yang masuk.” Setelah Habib Ahmad Tempel lama tak muncul, akhirnya Habib Muhammad Hamid Bafaqih memberanikan diri membuka pintu kamar. Ternyata Habib Ahmad Tempel sudah pergi menghilang entah ke mana, wallahu a’lam.

Banyak orang yang sakit menjadi sembuh dengan izin Allah melalui karamah Habib Ahmad Tempel. Ada pula satu pohon kayu diolah papannya mampu menjadi beberapa rumah pondok pada suatu pesantren melalui karamah Habib Ahmad Tempel.

Habib Ahmad Tempel pernah berucap: “Saya merokok ini, tujuannya adalah untuk membakar setan.”

Ketika Habib Ahmad Tempel masih hidup, banyak orang yang meminta wafaq/rajah/azimat kepadanya. Salah satu wafaq yang sering beliau beri adalah wafaq “Segitiga Khatamun Nubuwwah“, (Allahu wahdahu la syariika lahu, muhammadun ‘abduhu warasuluhu).

Habib Ahmad Bafaqih juga pernah berucap ketika berkunjung ke Guru Haji Seman Mulia Martapura Kalsel: “Bahwa aku hanya mencari teman, (yakni) orang yang bersyukur. Dan tidak mau berteman dengan orang yang pusang (gelisah/kecewa dalam hal duniawi), karena orang pusang itu bukan hamba Allah tapi hamba iblis.”

Kini dakwah Habib Ahmad Bafaqih Tempel diteruskan diantaranya oleh putra beliau, Habib Umar bin Ahmad Bafaqih (Sokaraja), Habib Ali bin Ahmad Bafaqih (Jogjakarta), kemudian oleh habib Muhammad Hamid Bafaqih (menantu dan juru kunci makam), Habib Husein bin Abdullah Assegaf (Sedayu, Jogja) dan Habib Zein Magelang. Sedangkan di Kalsel, murid beliau yang terkenal adalah Guru Haji Asmuni (Guru Danau).

Diantara ijazah wirid dari Habib Ahmad Tempel adalah, “Jika kita ada hajat khusus hendaklah membaca Allahumma shalli ‘ala sayyidina muhammadin wa ‘ala aali sayyidina muhammad,” sebanyak 124 kali bisa dicicil maksimal dalam jangka 40 hari.

Habib Ahmad Tempel sebenarnya wafat pada bulan Sya’ban. Sedangkan haul Ahad terakhir bulan Syawwal adalah haul ayahandanya, yakni Habib Ali bin Ahmad Bafaqih. Karena haul Ahad terakhir bulan Syawwal sudah berlangsung sejak jaman Habib Ahmad Tempel hidup, maka waktu haul ini tetap dipertahankan di Kemusuh. Acara puncak haul beliau sendiri terdiri dari 2 sesi, malam Ahad ziarah kubra dan tahlil sedangkan Ahad Shubuh Maulid Nabi SWA.

Wallahu ‘a’lam bishawab

Harga Kretek Cigarskruie 2017

Kenaikan harga pada produk cigarskruie berlaku sejak pertengahan bulan Fabruari 2017 dengan ketentuan yang telah ditentukan oleh manajemant Cigarskruie.
Kami sebagai Admin cigarskruie.biz mengikuti dengan harga terbaru yang telah ditentukan

adapun list harga terbaru produk CK sebagai berikut:

Ck Soft 125.000 / Slop
CK gold 200.000 / slop
MPC / CKM 350.000

harga diatas berlaku bagi anda yang transaksi melalui kami (cigarskruie.biz)

Salam Kretek
dan MarCK

TAR dan NIKOTIN pada Rokok Berbahaya ??

Begitu kita mendengar kata Nikotin dan tar, yang muncul di kepala kita adalah yang pertama adalah rokok dan yang kedua adalah merokok membunuhmu. Hampir seluruh masyarakat Indonesia, bahkan dunia sudah seperti momok atau pikiran negatif yang muncul. Pada dasarnya hanya ketidak tahuan kita semua saja yang mendasari.

Oke, mari kita mulai mengenal lebih dekat apa itu Nikotin dan Tar tersebut. Nikotin dan Tar memang merupakan zat yang terkandung dalam rokok, namun tahukah anda bahwa nikotin juga terdapat pada tanaman yang biasa kita konsumsi sehar-hari bahkan?


Nikotin adalah senyawa kimia organik kelompok alkaloid yang secara alami dihasilkan pada berbagai macam tumbuhan, terutama pada suku terung-terungan (Solanaceae) seperti tembakau dan tomat. Pada umumnya nikotin terdiri dari karbon, hidrogen, nitrogen dan terkadang juga oksigen. Senyawa kimia alkaloid ini memiliki efek kuat dan bersifat stimulant terhadap tubuh manusia. Contoh lain dari senyawa alkaloid ini misalnya, kafein yang juga memiliki efek stimultan pada tubuh.

Selain pada tembakau, nikotin juga terdapat pada beberapa sayuran yang biasa bahkan sering kita konsumsi sehari-hari, berikut ini beberapa tanaman yang mengandung nikotin dan kadarnya:

Kembang Kol 3,8 gram/perbuah
Terong 100 gram/perbuah
Kentang 15,3 gram/perbuah
Kulit Kentang 4,8 gram/perbuah
Tomat Mentah 42,8 gram/perbuah
Tomat Matang 4,1 gram/perbuah
Daun Tembakau 4 % per 100 gram

U.S. Congress pada tahun 1990 menyatakan, nikotin membuat tubuh merasa relaks, lebih energik dan bersemangat, atau bahkan sebaliknya. Efek ini biasanya dikenal sebagai biphase effect. Nikotin akan diserap tubuh (darah), diringi dengan pelepasan adrenalin dan penghambatan beberapa hormon. Disamping itu, nikotin juga merangsang otak dengan membuat zat endorphin lebih banyak dari keadaan normal. Struktur kimia endorphin hampir sama dengan obat penghilang rasa sakit seperti morphine.

Efek tersebut tak hanya timbul dari rokok atau tembakau namun bisa juga dari tanaman lain yang mengandung nikotin. Hal ini tergantung pada seberapa banyak kadar nikotin yang diserap oleh tubuh. Pada kasus rokok, nikotin juga akan terlepas setelah proses pembakaran sehingga asap rokok pun masih mengandung nikotin yang bisa terhisap.

Sedangkan, Tar adalah senyawa kimia dan kumpulan bahan kimia yang akan beredar dalam asap hasil pembakaran. Bentuk asli tar adalah cairan yang warnanya kecokelatan. Kebanyakan tar dihasilkan dari batubara. Namun, bisa juga dari minyak bumi, gambut, dan kayu. Dalam hal ini, Tar juga dihasilkan beberapa jenis bahan konsumsi, seperti Sate atau Ayam bakar. Sebagai makanan yang tersedia akibat proses pembakaran, Sate, Ayam Bakar, maupun olahan lain yang dibakar tentu mengandung Tar dengan kadar yang beragam. Karena itu, masyarakat Indonesia kerap menyajikan olahan makanan bakar dengan acar atau lalapan.

Masyarakat Indonesia telah mengenal kebiasaan ini sejak lama. Acar maupun lalapan biasa disajikan untuk makanan dengan faktor resiko penyakit yang cukup tinggi. Ini membuktikan masyarakat Indonesia secara adaptif mampu mengurangi faktor resiko dari makanan-makanan enak agar tetap bisa disantap.
Hal ini juga ditemukan pada rokok kretek. Kretek sebagai rokok yang khas Indonesia juga menggunakan cengkeh sebagai campuran bahan baku. Tentu perlu diketahui jika cengkeh memiliki manfaat untuk kesehatan. Karena itu, cengkeh menjadi semacam lalapan bagi sajian rokok. Saat menjalani kehidupan, nikotin dan tar memang jadi senyawa yang tidak bisa kita hindari. Terutama nikotin karena merupakan zat alami yang ada pada tanaman. Perlu bijak menanggapi zat-zat yang dapat menjadi faktor risiko pada tubuh ini, jika memang tak mungkin dihindari konsumsilah secara bijak. Pada dasarnya segala sesuatu yang berlebihan memang tidak baik, bukan?

Nikotin dan Tar dikalangan perokok mungkin hanya sekedar label tertempel di bungkus rokok atau kretek. Seperti pembahasan, kami akan tambahkan beberapa informasi mendasar tentang bagaimana tulisan angka Tar dan Nikotin di bungkus rokok atau kretek dihasilkan. Kami berhasil menemui Kepala UPT PSMB Lembaga Jember; Ibu Desak Siksyawati saat Expo Jember 2016, di kantor beliau. PSMB Lembaga Tembakau Jember selain memiliki Museum Tembakau yang sudah anda kenal, ternyata memiliki Laboratorium yang terakreditasi SNI dan KAN. Hal inilah yang membuat kami diajak berkeliling untuk mengetahui langsung bagaimana proses Tar dan Nikotin tersebut dihasilkan. Perjalanan kami nanti bisa anda saksikan di video yang kami published di bagian bawah.

Dari paparan serta penjelasan langsung beliau dan beberapa ahli laboratorium di Lab PSMB Lembaga Tembakau Jember itu, bahwa tulisan yang terdapat di bungkus rokok/kretek tersebut dihasilkan dari proses penelitian sejumlah 20 batang rokok/kretek dengan serangkaian proses laboratorium, yang akhirnya mendapat angka tersebut. Contoh sepertiterlihat di gambar di atas, untuk tar dan nikotin pada kretek rempah Cigarskruie, tertulis 0,92 mg Nikotin, 31 mg Tar. Berdasarkan informasi dari laboratorium PSMB Lembaga Tembakau Jember tersebut, angka itu bukan berasal dari tiap batang rokok/kretek, melainkan berasal dari 20 batang rokok/kretek. Semoga hal ini menjadikan kita semua lebih memahami, tahap demi tahap apakah nikotin dan tar tersebut. Tidak hanya memakan propaganda anti rokok begitu saja, tanpa memakai keilmuan dan akal anda. Salam sehat dan sejahtera. (ckmedia)

ILMU LEBAH PONDASI CK

"Jika engkau bergaul dengannya, ia memberimu manfaat; jika engkau ajak bermusyawarah, ia pun memberi manfaat; jika engkau ajak berdiskusi, ia mau memberi manfaat. Segala aktivitas (hidupnya) memberi manfaat. Demikianlah, lebah dengan segala aktivitas dan yang dihasilkannya selalu bermanfaat.”

#LebahCK, demikian kami menyebut #sistemMarketing distribusi produk dari CK Manajemen, sebagai distributor tunggal dari PR IndoKretek. Yang memiliki tujuan, visi dan misi; mewujudkan ekonomi kerakyatan nyata untuk Rakyat Indonesia.

CK Manajemen

CK DI BUKIT SULAP, LUBUKLINGGAU


Dimana energi Komunitas Kretek Rempah Indonesia berkumpul, saling bersilahturohmi, untuk kemaslahatan umat. CK hadir dari rakyat, oleh rakyat & untuk rakyat. Seperti di #SLOFTCK, Bukit Sulap, kota Lubuklinggau menjadi salah satu Pesona Wisata Lubuklinggau. Melalui visi & misi CK, yaitu salah satunya Ekonomi Kerakyatan. Serta peduli akan Budaya Nusantara.

Kenapa Harus Rokok CK?


Kretek bukan rokok? pertanyaan ini sepertinya aneh terdengan di telinga. Karena kedua hal tersebut sepertinya sama saja. Paradigma tentang rokok memang telah berhasil ditanamkan di otak bawah sadar manusia Indonesia, bahwa Merokok Membunuhmu. Sehingga semua hal berkaitan dengan rokok ataupun kretek itu selalu negatif. Benarka demikian? Di bawah ini mungkin bisa membuka sedikit pola pikir kita bersama.
.
Apa bedanya Cigars Kruie dengan rokok yang lain?
Cigars Kruie adalah Kretek Rempah bukan Rokok
.
Kenapa Cigars Kruie disebut Kretek Rempah ?
Cigars Kruie merupakan Kretek bukan rokok, yang tetap menggunakan Tembakau dan Cengkeh, tetapi menggunakan saos dari ektrak rempah-rempah alami, bukan saos kimia.
.
Kenapa Kretek bukan rokok ?
Karena sejarah Kretek berbeda dengan sejarah rokok. Rokok mulai ada di Indonesia sejak 1970-an sedangkan Kretek sudah ada sejak jaman Sultan Agung, Hamengkubuwono 1, dan catatan sejarah 
Kretek (Museum Kretek, Kudus) ada sejak awal tahun 1890-an.
.
Sejarah Kretek sendiri bagaimana ?
Seperti yang ada di beberapa buku serta narasumber yang pernah kami temui, yang memiliki kedekatan baik dan masih sugeng (sugeng= bahasa jawa; artinya hidup). Bahwa kretek sejak awal dibuat sebagai obat sakit tenggorokan dan sesak nafas, oleh Haji Djamhari, Kudus. Bisa anda saksikan beberapa datanya di Museum Kretek, Kudus Indonesia.Beda dengan rokok yang muncul karena desakan pertumbuhan industri. Sehingga mengindahkan alasan awal dibuatnya rokok sebagai obat. Tapi berdasarkan teori ekonomi, sehingga mengganti beberapa ramuan sausnya dengan bahan sintetis/buatan, yaitu saus yang tersusun dari bahan-bahan kimia.
.
Selain berdasarkan sejarah apalagi yang membedakan Cigars Kruie yang merupakan Kretek Rempah dengan rokok yang lain?
Kretek Rempah Cigars Kruie memakai saos rempah-rempah sebagai perasa khas alami. Bahkan dari 12 rempah alami Nusantara serta Tembakau dan Cengkeh pilihan berkualitas.
.
Kalau memang demikian bisa dikatakan Kretek sebagau Budaya Indonesia berdasarkan catatan sejarahnya?
Iya, berdasarkan pantauan tim Cigars Kruie hal tersebut bisa dikatakan demikian.
.
Sejak kapan Cigars Kruie diproduksi ?
Cigars Kruie sendiri baru ada sejak 2012, yang diproduksi oleh PR.Indokretek, Malang Indonesia.
.
Kalau PR.Indokretek sendiri sejak kapan mulai berdiri ?
PR.Indokretek ada sejak tanggal 9 September 2009. Namun cikal bakal PR.Indokretek ada sejak tahun 1950 yang dirintis oleh KH.Safii kakek dari CEO PR.Indokretek Bapak Fendi Indokretek.
.
Jadi Kretek Rempah produksi PR.Indokretek ini adalah ramuan dari KH.Syafii sejak tahun 1950 ?
Iya, beliaulah yang Master of Indokretek dalam hal racikan Kretek Rempah Cigarskruie ini.
.
Apakah nama Indokretek sudahdipakai sejak tahun 1950 itu ?
Tidak beliau KH.Syafii memakai produknya dengan nama Gol Pal (gawang).
.
Jadi bisa dikatakan ini bukan merupakan produk baru di Indonesia khususnya Indokretek?
Iya, Kretek Rempah adalah budaya dan tehnologi lama peradaban Nusantara, yang saat ini kami mengembangkannya menjadi satu upaya pelestarian budaya, berupa Kretek Rempah Indonesia, salah satunya Cigars Kruie ini.
.
Jadi hal itu yang mendasari salah satu tagline Cigars Kruie?
Ya makanya salah satu tagline yang kami gunakan sebagai sosialisasi adalah Save Kretek, Save Budaya, Save Indonesia. (ckmedia)

Bau CK tidak Menempel dibaju

Kenapa Pilih CK?
Bebas Bau Mulut & Bau Asap di Baju Anda.

TIDAK NEMPEL BAU DIBAJU
Kretek Rempah Cigarskruie (CK) merupakan racikan dari ektrak rempah alami. Hal inilah yang menyebabkan CK berbeda, begitu asap bercampur dengan udara bebas, maka belum sampai bersentuhan dengan baju kita, asap sudah mengalami perpendaran (normal/netral). Sehingga bau baju akan aman dari bau asap saat mengkretek CK.

BEBAS BAU MULUT
Kretek Rempah Cigarskruie (CK) merupakan racikan dari ektrak rempah alami. Hal inilah yang menyebabkan CK berbeda, dan berikan khasiat. Sehingga beberapa khasiat rempah-rempah sebagai saus di kretek rempah CK ini bisa membuat efek berpengaruh pada kendala penyakit di mulut. Misal berupa sariawan, bau mulut serta beberapa penyakit di mulut lainnya.

Tampilan baru Uang Rupiah dan Ciri-cirinya

Jaga Kualitas Rupiah, Agus Marto: Jangan Dilipat, Diremas, Serta Dicoret

Bank Indonesia (BI) hari ini meluncurkan 11 pecahan rupiah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) baru. 11 pecahan rupiah baru terdiri dari 7 pecahan rupiah kertas dan 4 pecahan rupiah logam.

Dalam sambutannya, Gubernur BI Agus Martowardojo berpesan agar masyarakat mampu menjaga kualitas rupiah sebagai alat transaksinya. Kebiasaan untuk melipat, meremas dan mencoret uang rupiah juga harus dihindari.

"Kualitas uang rupiah perlu dijaga dan dirawat dengan baik. Masyarakat perlu meninggalkan kebiasaan membasahi, melipat, meremas, mencoret, serta menstapler," kata Agus di Gedung Thamrin BI, Jakarta Pusat, Senin (19/12/2016).

Budaya mencintai rupiah perlu ditanamkan sejak usia dini. Sehingga kebiasaan menjaga dan mencintai rupiah dengan tidak melipat, meremas serta mencoret rupiah kertas bisa dihilangkan.

"Budaya perlu ditanamkan sejak usia dini," tutur Agus.

Desain Uang Baru yang Diluncurkan Hari ini

Bank Indonesia (BI) resmi meluncurkan 11 desain baru rupiah yang terdiri dari 7 pecahan uang kertas dan 4 pecahan uang logam. Rupiah kertas yang diterbitkan terdiri dari nominal Rp 100.000, Rp 50.000, Rp 20.000, Rp 10.000, Rp 5.000, Rp 2.000, dan Rp 1.000. Sementara rupiah logam terdiri atas pecahan Rp 1.000, Rp 500, Rp 200, dan Rp 100.

Desain uang baru ini sejalan dengan rencana BI menerbitkan uang Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Hampir semua wajah pahlawan di uang tunai berganti, kecuali pecahan Rp 100.000.

Berikut ini uang baru yang diluncurkan hari ini:











Klik pada Gambar Untuk Memperbesar tampilan...

Sumber: http://finance.detik.com/moneter/3374624/rupiah-desain-baru-terbit-hari-ini?utm_medium=oa&utm_campaign=detikcom+socmed&utm_source=facebook&utm_content=detikcom

CigarsKruie bukan Rokok..??

Kretek bukan rokok? pertanyaan ini sepertinya aneh terdengan di telinga. Karena kedua hal tersebut sepertinya sama saja. Paradigma tentang rokok memang telah berhasil ditanamkan di otak bawah sadar manusia Indonesia, bahwa Merokok Membunuhmu. Sehingga semua hal berkaitan dengan rokok ataupun kretek itu selalu negatif. Benarka demikian? Di bawah ini mungkin bisa membuka sedikit pola pikir kita bersama.


Apa bedanya Cigars Kruie dengan rokok yang lain?
Cigars Kruie adalah Kretek Rempah bukan Rokok

Kenapa Cigars Kruie disebut Kretek Rempah ?
Cigars Kruie merupakan Kretek bukan rokok, yang tetap menggunakan Tembakau dan Cengkeh, tetapi menggunakan saos dari ektrak rempah-rempah alami, bukan saos kimia.

Kenapa Kretek bukan rokok ?
Karena sejarah Kretek berbeda dengan sejarah rokok. Rokok mulai ada di Indonesia sejak 1970-an sedangkan Kretek sudah ada sejak jaman Sultan Agung, Hamengkubuwono 1, dan catatan sejarah Kretek (Museum Kretek, Kudus) ada sejak awal tahun 1890-an.

Sejarah Kretek sendiri bagaimana ?
Seperti yang ada di beberapa buku serta narasumber yang pernah kami temui, yang memiliki kedekatan baik dan masih sugeng (sugeng= bahasa jawa; artinya hidup). Bahwa kretek sejak awal dibuat sebagai obat sakit tenggorokan dan sesak nafas, oleh Haji Djamhari, Kudus. Bisa anda saksikan beberapa datanya di Museum Kretek, Kudus Indonesia.

Beda dengan rokok yang muncul karena desakan pertumbuhan industri. Sehingga mengindahkan alasan awal dibuatnya rokok sebagai obat. Tapi berdasarkan teori ekonomi, sehingga mengganti beberapa ramuan sausnya dengan bahan sintetis/buatan, yaitu saus yang tersusun dari bahan-bahan kimia.

Selain berdasarkan sejarah apalagi yang membedakan Cigars Kruie yang merupakan Kretek Rempah dengan rokok yang lain?
Kretek Rempah Cigars Kruie memakai saos rempah-rempah sebagai perasa khas alami. Bahkan dari 12 rempah alami Nusantara serta Tembakau dan Cengkeh pilihan berkualitas.

Kalau memang demikian bisa dikatakan Kretek sebagau Budaya Indonesia berdasarkan catatan sejarahnya?
Iya, berdasarkan pantauan tim Cigars Kruie hal tersebut bisa dikatakan demikian.

Sejak kapan Cigars Kruie diproduksi ?
Cigars Kruie sendiri baru ada sejak 2012, yang diproduksi oleh PR.Indokretek, Malang Indonesia.

Kalau PR.Indokretek sendiri sejak kapan mulai berdiri ?
PR.Indokretek ada sejak tanggal 9 September 2009. Namun cikal bakal PR.Indokretek ada sejak tahun 1950 yang dirintis oleh KH.Safi’i kakek dari CEO PR.Indokretek Bapak Fendi Indokretek.

Jadi Kretek Rempah produksi PR.Indokretek ini adalah ramuan dari KH.Syafi’i sejak tahun 1950 ?
Iya, beliaulah yang Master of Indokretek dalam hal racikan Kretek Rempah Cigarskruie ini.

Apakah nama Indokretek sudah dipakai sejak tahun 1950 itu ?
Tidak beliau KH.Syafi’i memakai produknya dengan nama Gol Pal (gawang).

Jadi bisa dikatakan ini bukan merupakan produk baru di Indonesia khususnya Indokretek?
Iya, Kretek Rempah adalah budaya dan tehnologi lama peradaban Nusantara, yang saat ini kami mengembangkannya menjadi satu upaya pelestarian budaya, berupa Kretek Rempah Indonesia, salah satunya CigarsKruie ini.

Jadi hal itu yang mendasari salah satu tagline Cigars Kruie?
Ya… makanya salah satu tagline yang kami gunakan sebagai sosialisasi adalah Save Kretek, Save Budaya, Save Indonesia. (ckmedia)

Saatnya Negara Lindungi Kretek

Pada masa krisis ekonomi seperti sekarang, kemampuan pemerintah untuk mengatasi dampak-dampak dari krisis tersebut sangat diharapkan. Tentunya, selain untuk menstabilkan kondisi ekonomi negara, juga untuk melindungi para pekerja yang terancam Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) akibat ketidakmampuan perusahaan bertahan dari krisis.

Dalam hal ini, Presiden Joko Widodo sudah mengeluarkan tiga paket kebijakan, yang intinya berisi soal perintah untuk mempermudah investasi dan memperlancar birokrasi untuknya. Hal ini dilakukan agar proses berbelit-belit yang biasa terjadi tidak menghambat pertumbuhan ekonomi yang sudah berantakan karena krisis.

Untuk menjaga stabilitas ekonomi, presiden berani mengambil langkah untuk mempermudah regulasi dan birokrasi agar modal masuk dan membantu pertumbuhan ekonomi. Namun, sayangnya tidak dalam semua bidang hal-hal macam ini berani diambil pemerintah.

Dalam industri kretek, misalnya. Setiap tahunnya ada saja kebijakan negara yang membuat industri kretek semakin kesulitan unutk bertahan. Padahal, setiap tahunnya indsutri ini menyumbang lebih dari 100 triliun ke kas negara, tapi proteksi macam tiga paket kebijakan tidak pernah dilakukan negara.

Hingga 2015, jumlah pabrik kretek telah merosot drastis dari tadinya yang mencapai 2000-an di Jawa Tengah, kini tinggal 600-an pabrik yang beroperasi. Bisa dibayangkan, berapa jumlah buruh yang juga di PHK akibat tutupnya ribuan pabrik itu.

Sayangnya, dalam hal ini, pemerintah seakan tidak melakukan apa-apa untuk memproteksi para buruh dan melindungi industri padat karya ini. Justru, kebijakan yang dibuat seperti PP 109 tahun 2012 beserta kebijakan kenaikan cukai yang terjadi tiap tahun malah semakin membuat industri ini terpuruk.

Meskipun, industri ini sudah terbukti tahan banting dalam menghadapi krisis dan tetap mampu menyumbang dana dalam jumlah yang sangat besar pada kas negara, tapi jika kebijakan-kebijakan seperti itu terus dilanjutkan, bisa jadi malah negara yang dirugikan karena matinya industri ini.

Karena itulah, sudah saatnya pemerintah berpihak kepada industri ini. Sebagai produk budaya yang memberikan kehidupan kepada puluhan juta masyarakat Indonesia, pemerintah harus berani membuat kebijakan yang (minimal) tidak merugikan industri kretek. Jangan hanya melihat sudut pandang orang kesehatan jika pemerintah masih terus ingin mendapat dana besar dari industri ini.

Dan, sudah saatnya RUU Pertembakauan terus didorong agar Indonesia memiliki sebuah regulasi yang membahas tembakau dari segala sisi dan tidak merugikan pihak manapun.

Aman dan Menyehatkan Kretek Rempah CK

Sering sekali saya mendapatkan Informasi dari teman2 yang sudah beralih mengkonsumsi rokok Cigarskruie..
Rata-rata dari mereka mengucapkan terima kasih dan merasa begitu banyak manfaat dari kretek rempah CK..





Semoga manfaat dan Selalu sehat dan bagi yang belum...
mari beralih ke Kretek Rempah CigarsKruie


Fiqih Sosial Tentang Rokok

Pembahasan tentang rokok memang selalu menarik. Sayangnya, bila diamati pembahasanya selalu parsial dan nisbi, tidak syumul, konperhensip dan menyeluruh. Sehingga rokok dianggap “syetan kematian” bagi yang kontra dan “malaikat kebaikan” bagi yang pro. Padahal bicara rokok itu tidak hanya tentang kesehatan. Mengambing hitamkan rokok sebagai pusat dari segala sebab penyakit, menyebabkan seseorang lupa sebab-sebab lain yang lebih fatal, gawatnya lagi lupa terhadap “Sang Hakiki pemberi sakit” yang tidak harus lewat sebab yakni Alloh SWT.

Disamping sisi kesehatan, menyoal rokok ada aspek lain yang perlu jadi pertimbangan, yaitu aspek ekonomi, yakni jutaan petani dan tenaga kerja pabrik. Ada aspek sosial sgama, yakni dampak yang berkaitan dengan tanggung jawab, etika, norma dan hubungan dengan Sang Pencipta. Disini kita kesampingkan dulu pro dan kontra statemen tentang rokok. Sudah puluhan bahkan ratusan yang kita mafhum. Kita kantongi saja sebagai bahan pertimbangan.

Misal peringatan bahaya tentang rokokyang menempel dibungkus rokok dan spanduk-spanduk, termasuk yang lumayan baru dan mantab “ROKOK MEMBUNUHMU !! “

Ada juga kajian seorang dokter ahli bahwa “Merokok itu melemahkan paru-paru, namun menguatkan denyut jantung. Ngopi itu menguatkan paru-paru, namun satu sisi melemahkan jantung. Jadi jangan heran 99 % perokok adalah penikmat kopi. Sebab secara alami ada kenyamanan yang dirasakan akibat keseimbangan. Usia perokok dan peminum kopi aktif rata2-rata panjang. Bila mereka terkena penyakit paru atau jantung, itu faktor diluar rokok. Observasi membuktikan mayoritas penderita sesak nafas dan jantung bukanlah perokok”, kata dokter ahli itu. Kita dengar juga fakta dari beberapa perokok, merk rokok tertentu bisa menyembuhkan batuk dan seterusnya.

Lalu bagaimana fiqh menjawab tentang hukum rokok? 
Karena dalam menjawab setiap permasalahan, fiqh selalu mempertimbangkan segala aspek, tentu fiqh berada di tengah, berusaha obyektif. Sebab fiqh diposisikan sebagai “hakim langit” syariat dari Allah SWT. Tanggung jawabnya dunia akhirat.

Dengan demikian, Fiqh merinci hukum Merokok sebagai berikut:
A. HARAM jika ada hal- hal sebagai berikut:
– Madlorot terhadap kesehatan badan.
– Berakibat tidak terpenuhinya kebutuhan primer keluarga mulai makan, sandang, papan, kesehatan dan pendidikan.
– Melalaikan ibadah.

B. BOLEH
-Jika hal-hal yang ada di Sub A tidak terjadi.
– Dengan merokok tidak ada efek positif dan peningkatan kebaikan.

C. DIANJURKAN(SUNAH)
– Jika hal-hal di Sub A bisa di nafikan.
– Dengan merokok ada efek positif dan peningkatan kebaikan. Seperti peningkatan semangat kerja, berkarya dan beribadah kepada Allah SWT.

D. WAJIB
Sebagai terapi pengobatan, dan menurut ahlinya merokok satu-satunya media untuk penyembuhan.

WaLlahu A’lam bi al-Shawab.
Sumber : Zahro Wardi, PP Darussalam Sumberingin, Karangan, Trenggalek. Referensi Kitab Fiqh Bab Syurb al-Dukhon

Artikel ini di Ambil dari http://www.sarkub.com/fiqih-sosial-tentang-rokok/

KEMBALI TEMBAKAU DIFITNAH DENGAN DALIH KEMANUSIAAN

Begitu sangat terencana, mereka para #PENGHANCUR_TEMBAKAUlakukan cara kurang santun bisa dibilang #kurangajar atau tidak #beradab, memakai logika #pemusnahan_pemikiran, dengan sebarkan hal-hal yang bersentuhan dengan #anakanak. Diamnya para petani tembakau selama ini, dengan istiqomah hanya bertani, disalah gunakan oleh para #penghancurTembakau Indonesia dengan label Humans Right Watch. Tembakau Indonesia adalah salah satu nikmat dan karunia Illahi untuk Nusantara. Di saat gempuran melalui berbagai cara, ternyata lumpuh secara sendirinya. Masih tetap tidak bisa menggoyahkan, kesucian para petani Tembakau yang hanya bertanam dengan Istiqomah untuk keluarga mereka.
Benar sekiranya apa yang disampaikan Cak Nun kepada petani tembakau saat di Temanggung, (9 April 2015). “Mulai sekarang, siapa saja yang mematikan tembakau, sama artinya melawan Gusti Allah. Anda semua tak perlu kuatir. Tak perlu takut.” Riuh hadirin mendengar pernyataan Cak Nun. “Siapa yang menciptakan tembakau?” Cak Nun bertanya. “Gusti Allah.” jawab para petani serenta.“Siapa yang menjaga tembakau?” kembali Cak Nun bertanya. “Gusti Allah.” kembali ribuan petani tembakau yang hadir menjawab.( https://caknun.com/…/dan-para-petani-tembakau-itu-memeluk-…/ ). #YaDzalWabbal

Human Rights Watch (HRW) melalui film “Hazardous Child Labor on Indonesian Tobacco Farms” telah menuding terjadi perburuhan anak di perkebunan tembakau. Tudingan tersebut merupakan tuduhan serius bagi para petani tembakau khususnya, dan bagi para petani pada umumnya. Karena bisa menghambat regenerasi petani dan bisa berujung embargo terhadap produk berkaitan.

Kami menyadari bahwa petani adalah salah satu penggerak perekonomian negeri ini, dengan tantangan yang tidak mudah. Mereka manusia yang mulia, berbudi, dan berdaya. Mereka mencoba mewariskan nilai-nilai dan pengetahuan yang baik kepada anak-anak mereka. Bukan menjadikan anak-anak mereka sebagai budak.

Film “TABAYYUN: Hazardous Child Labor on Indonesian Tobacco Farms Documentary” ini kami dedikasikan untuk mereka, para petani yang mencoba tegak dengan kedaulatan dan martabat mereka.
Untuk Lebih jelas bisa kunjungi dan tonton Videonya disini

Kretek Rempah Warisan Budaya



" Kretek Rempah merupakan salah satu warisan budaya bangsa Indonesia, sejak akhir abad 19. "

Ramuan Cigarskruie hadir sebagai Kretek Rempah Indonesia, tercipta sejak tahun 1950. Oleh KH. Syafi'i, di Malang, Indonesia.

KRETEK UNTUK NUSANTARA

Kretek hadir dengan tehnologi dan budaya nusantara. Melalui tangan Haji Djamhari sebagai penyembuhan sakit tenggorokan dan sesak nafas, akhir abad 19. Tembakau & cengkeh; rempah asli Nusantara itulah bahan pembuatnya.

KH. Syafii (Peramu Kretek Rempah Cigarskruie) sebagai salah satu pelestari Kretek Rempah. Beliau menutup pabrik kretek rempah, setelah beroperasi selama kurun waktu 1950 - 1970. Hal tersebut dikarenakan masuknya rokok dgn bahan perasa buatan/sintetis (zat kimia).

Majapahit salah satu kebudayaan serta peradaban Nusantara, Candi Bangkal simpan cerita itu. Demikian juga Kretek Rempah #CK. Semangat ini mendasari hadirnya Kretek Rempah Cigarskruie di Bumi Nusantara ini, dengan segala manfaatnya. Lestari Budaya & Tehnologi Nusantara. (ckmedia;wisnu)

Rokok naik.. CK tetap Harga Bertahan

Yo wis...gak papa kalau harga rokok filter milik asing jadi naik 50 rb asal rokok kretek milik pribumi (waminha CK) tidak naik segitu. Jadi 15 rb okelah. Sehingga perokok pada beralih ke rokok kretek CK

Ini salah satu harapan dari penikmat Rokok CK termasuk saya. hehe
dan itulah kabar baiknya.. kerena rokok CK adalah karya tangan Anak Indonesia

Bahaya Tembakau dibesar-besarkan

“Mitos-mitos kesehatan telah diciptakan. Bahaya tembakau dibesar-besarkan. Semuanya bukan dalam kerangka kejujuran ilmiah, melainkan atas nama kepentingan. Maka, tak banyak yang mau membuka mata bahwa partikel asap rokok bisa diolah menjadi sesuatu yang sangat bermanfaat bagi kesehatan." (dr. Saraswati, MPsi, peneliti pada Lembaga Penelitian Peluruhan Radikal Bebas, Malang)

Propaganda dan doktrin sesat dari Barat yang terus menerus soal bahaya rokok akhirnya membuahkan hasil. Kita pun jadi benci rokok (tembakau). Bahkan kaum bergamis yang Anti-Barat pun percaya dengan ilmu kesehatan dari Barat, sampai memfatwa rokok haram.

Propaganda yang bertujuan untuk menghancurkan komiditi tembakau. Karena kualitas tembakau Indonesia joss gandoss. Intinya jangan sampai negeri ini lebih besar, maju dari Barat. Nggak cuman tembakau, banyak yang diisukan nggak sehat oleh Barat.

Apesnya kita percaya begitu saja bualan orang Barat. Segala daya upaya dilakukan pemerintah agar rakyat tidak merokok. Salah satunya dengan ditakut-takuti gambar paru-paru bosok di bungkusnya plus tulisan "Rokok Membunuhmu".

Dan sekarang pemerintah sudah putus asa, "Mbokneancok arek-arek iku, tetep ngerokok ae." Akhirnya harga rokok dibikin fantastis, agar tak terbeli (tapi tenang saja, tetap akan dibeli).

Ketika perusahaan rokok mulai goyah, produksi menurun, PHK besar-besaran, dan lainnya, Phillip Morris siap bla bla bla bla bla...pikiren dewe.

***
Tak banyak yang tahu kalau rokok kretek (di Kudus, Jateng) hadir sebagai penyembuhan. Bahkan rokok pada massa itu dijual di toko obat. Terdapat tulisan di belakang kemasannya : “Kalau Anda batoek dan isep ini rokok, maka batoek Anda akan semboeh.”

Adalah Hadji Jamhari, pria Kudus yang kala itu (awal tahun 1880-an) menderita sesak nafas sejak lama. Tiap kali serangan sesak napasnya kambuh, ia gulung kuming saking menderitanya.

Untuk mengobati penyakitnya ia mencoba memakai minyak cengkeh, digosokkan di bagian dada dan punggungnya. Ternyata ia merasa baikan, tapi belum sembuh sama sekali.

Selanjutnya ia mencoba mengunyah cengkeh. Hasilnya jauh lebih baik. Sampai kemudian terlintas dalam pikirannya untuk memakai rempah-rempah ini sebagai obat.

Caranya sangat sederhana. Cengkeh dirajang halus, kemudian dicampurkan pada tembakau dan dipakai untuk merokok. Dengan cara ini ia bisa menghisap asapnya sampai masuk ke dalam paru-paru.

Hasilnya benar-benar di luar dugaan. Penyakit dadanya menjadi sembuh. Alhamdulillah puji Tuhan..

Cara pengobatan a la Jamhari pun terkenal di seantero penjuru tempat tinggalnya. Teman-teman, sanak famili, tonggo-tonggone, pasukan bodrek, beramai-ramai minta rokok mujarab Jamhari.

Hasilnya, oh yessss oh no oh mai got! Mereka merasakan suatu kenikmatan yang luar biasa.

Sejak saat itulah rokok kretek populer di masyarakat Kudus. Permintaan pun berdatangan. Akhirnya Jamhari memproduksinya secara massal...

Minyak cengkeh memang telah lama dikenal sebagai penghilang rasa sakit. Tembakau sendiri memiliki manfaat untuk melonggarkan pernapasan. Tapi karena kita ditakut-takuti tembakau, lebih percaya pada ilmu kesehatan Barat, akhirnya kita tinggalkan ilmu kesehatan asli negeri sendiri.

Jadi jangan percaya begitu saja kalau rokok tidak sehat, yang tidak sehat itu cara merokokmu dan tidak merokokmu (bahaya perokok pasif itu juga bullshit!).

Wis ngene ae, percoyo karepmu, gak percoyo urusanmu. Saya sendiri bukan perokok, tidak jualan rokok dan tidak dibayar untuk menulis ini.

Kisah di atas cuman secuil cuplikan dari buku "Membunuh Indonesia", donlot di sini PDF-nya https://www.facebook.com/permalink.php?id=397028267123650&story_fbid=418338214992655

***
Ingat pesan Bung Karno : 
“Penjajah tidak akan punah dan tidak sudi enyah dari muka bumi Indonesia ini, meskipun pada tanggal 17 Agustus 1945 telah kita proklamasikan kemerdekaan Indonesia!”

MERDEKA ITU MITOS!

(Roby Gandamana)

Rokok CigarsKruie